Contoh Cerpen Perpisahan - Luthfi Ervanie

contoh cerpen perpisahan

Contoh Cerpen Singkat - Cerita pendek atau sering disingkat sebagai cerpen adalah suatu bentuk prosa naratif fiktif. Cerita pendek cenderung padat dan langsung pada tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi yang lebih panjang, seperti novella (dalam pengertian modern) dan novel. Karena singkatnya, cerita-cerita pendek yang sukses mengandalkan teknik-teknik sastra seperti tokoh, plot, tema, bahasa dan insight secara lebih luas dibandingkan dengan fiksi yang lebih panjang.

Selain cerpen anak, cerpen percintaan, kita juga sering menemui cerpen persahabatan. Sesuai dengan namanya,contoh cerpen persahabatan biasanya bercerita tentang kisah - kisah persahabatan antar umat manusia. Kumpulan cerpen persahabatan juga berisi tentang banyak hal yang berkaitan denga persahabatan. Bila kita ingin membaca kumpulan cerpen persahabatan, kita bisa mencarinya di internet, atau bahkan di toko buku / majalah terdekat. Sumber kumpulan cerpen persahabatan di bawah ini bisa membantu kita dengan mudah menemukan kumpulan cerpen persahabatan yang kita cari.

Ceritanya bisa dalam berbagai jenis. Cerita pendek berasal dari anekdot, sebuah situasi yang digambarkan singkat yang dengan cepat tiba pada tujuannya, dengan paralel pada tradisi penceritaan lisan. Dengan munculnya novel yang realistis, cerita pendek berkembang sebagai sebuah miniatur, contoh cerpen singkat persahabatan karya Fisma Ananda (Saya) sebagai berikut :

PESAN SEORANG BAPAK
Terik matahari terasa membakar kulitku, keringat membasahi jidat, kadang menetes ke mata meskipun  kepala tertutup topi. Angin bertiup agak kencang, menebar debu jalan , membuat orang-orang menutup hidung malah ada yang memakai masker. Maklum, hari ini memasuki bulan ketiga musim kemarau.
 
Aku duduk melepas lelah, berteduh di bawah rindang pohon. Bangku yang kududuki entah dibuat oleh siapa, yang pasti aku yakin orang tersebut telah berbuat kebaikan yang sangat berarti bagiku hari itu. Tiupan angin sedikit demi sedikit mengeringkan keringatku, bajuku tak terasa basah lagi. Aku merasa segar, meski sering juga kututup hidung untuk menghindari debu yang diterbangkan angin.
“Sedang apa, Nak, melamun ya?” Aku dikagetkan oleh sapaan seorang bapak yang belum pernah aku temui selama ini. Agak tersipu memang, aku berusaha lebih ramah. “Oo, tidak juga si, hanya berpikir tentang masa depan, Pak!” jawabku sambil memandang sebuah kendaraan yang baru lewat. “Nak, masa depan jangan terlalu dipikirkan, khawatir hanya sebatas dipikirkan. Masa depan harus diimpikan, lalu kita berusaha, bekerja keras, kerja cerdas, dan kerja cermat”. Bapak itu diam sejenak, lalu balik bertanya. “Tahu maksudnya, Nak?” Sorot mataku memandang tatapan mata bapak itu, aku menganggukan kepala walaupun sebenarnya aku belum mengerti. “Ya, agar apa yang kita impikan tercapai, meskipun kadang tidak sesuai dengan apa yang kita impikan, tapi masa depan kita jauh lebih baik dari masa sekarang, Nak”, kata bapak itu lagi.....
 
Nah itu tadi contoh cerpen singkat , jika artikel yang berjudul Contoh Cerpen Singkat diatas bermanfaat, silahkan share ya...
Dilihat : 6 User
Komentar : belum ada Komentar