Contoh Laporan Perjalanan - DITA RAHMAYANTI

contoh laporan perjalanan

Kata Pengantar
 
                Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan berkah dan karunia Nya. Kelompok kami telah menyusun laporan Karya Wisata SMPN 1 Wonosobo di Pulau Bali.
            Laporan penyaijiannya terdiri atas pendahuluan, isi laporan, lampiran, dan penutup. Laporan ini dibuat untuk tugas sekolah terutama tugas Bahasa Indonesia materi Laporan pada tahun ajaran 2011/2012.
            Dalam buku ini terdapat lampiran objek dan gambar yang diharapkan dapat menambah wawasan tentang pulau Bali.
            Kami juga banyak-banyak mengucapkan terima kasih kepada;
1.      Ibu Eko Hastuti, selaku guru bahasa Indonesia yang telah membimbing kami.
2.      Mulia Tour & Travel, selaku biro perjalanan pariwisata.
3.      Dan semua pihak yang telah membantu kami
            Agar mudah dibaca, laporan ini dibuat dengan metode narrative/deskripsi dengan bahasa yang jelas dan mudah dimengerti.
            Demikian Kata Pengantar dari kami, Mohon maaf jika terdapat kesalahan – kesalahan yang dibuat secara sengaja/tidak disengaja & kami mengucapkan banyak Terima Kasih telah membaca Laporan yang kami buat.
                                                                                                                                                                                                                                                                       Mei 2012
                                                                             
                                                                                     Tim Penyusun
  -----
 
Daftar Isi
Kata pengantar …...………………………………………………………i
Daftar isi ………………...……………………………………………….ii
Pendahuluan ……………...……………………………………….……..iii
Isi laporan
1.     Hari pertama…………..……….………………………………………… 1
2.     Hari kedua..……………...…....…………………………………………. 2
3.     Hari ketiga……...…………………………………………………..……. .3
4.     Hari keempat … ………...………………………………………………. .4
Lampiran……….…………....………….……………………..…………..5
Kesimpulan dan saran …….……………..……………….………………10
------
  PENDAHULUAN

 

 
 
1. Latar Belakang Sister  School Ke Bali dan Kunjungan Pariwisata Ke Bali
A. Latar belakang sister School :
1.     Sister school merupakan program RSBI tahun 2011/2012.
2.      Menjalin kerjasama antar sekolah RSBI atau SBI dalam bidang sekolah, kurikulum, kesiswaan, dan lain-lain.
3.     Untuk mengukur perkembangan dan kemajuan SMP 1 Wonosobo dengan sekolah unggulan lainnya, baik dalam bidang akademik dan non akademik.
4.     Mencari informasi kegiatan keunggulan di sekolah yang dikunjungi untuk dikembangkan di SMP 1 Wonosobo.
5.     Mengikutsertakan siswa untuk mengikuti KBM di sekolah yang dikunjungi.
6.     Tukar budaya.
B. Latar Belakang kegiatan pariwisata :
1.     Program sekolah dan program OSIS tahun 2011/2012.
2.     Melakukan pembelajaran di luar sekolah dengan mengunjungi museum dan situs-situs budaya.
3.     Untuk mendukung adanya penilaian akreditasi sekolah.
4.     Belajar pada suasana yang berbeda atau luar sekolah untuk melepas kejenuhan dari kegiatan rutinitas yang menjenuhkan.
 
2.  Tujuan Sister  School Ke Bali dan Kunjungan Pariwisata Ke Bali
A. Tujuan sister school :
1.     Menjalin kerjasama antar sekolah RSBI.
2.     Untuk menjalin tali persaudaraan antar sekolah.
3.     Sebagai tolok ukur perkembangan SMP 1Wonosobo.
4.     Mencari kegiatan unggulan SMP lain untuk dikembangkan di SMP 1 Wonosobo
5.     Tukar Budaya.
--------- 
                    PENDAHULUAN
 
1. Latar Belakang Sister  School Ke Bali dan Kunjungan Pariwisata Ke Bali
A. Latar belakang sister School :
1.     Sister school merupakan program RSBI tahun 2011/2012.
2.      Menjalin kerjasama antar sekolah RSBI atau SBI dalam bidang sekolah, kurikulum, kesiswaan, dan lain-lain.
3.     Untuk mengukur perkembangan dan kemajuan SMP 1 Wonosobo dengan sekolah unggulan lainnya, baik dalam bidang akademik dan non akademik.
4.     Mencari informasi kegiatan keunggulan di sekolah yang dikunjungi untuk dikembangkan di SMP 1 Wonosobo.
5.     Mengikutsertakan siswa untuk mengikuti KBM di sekolah yang dikunjungi.
6.     Tukar budaya.
B. Latar Belakang kegiatan pariwisata :
1.     Program sekolah dan program OSIS tahun 2011/2012.
2.     Melakukan pembelajaran di luar sekolah dengan mengunjungi museum dan situs-situs budaya.
3.     Untuk mendukung adanya penilaian akreditasi sekolah.
4.     Belajar pada suasana yang berbeda atau luar sekolah untuk melepas kejenuhan dari kegiatan rutinitas yang menjenuhkan.
 
2.  Tujuan Sister  School Ke Bali dan Kunjungan Pariwisata Ke Bali
A. Tujuan sister school :
1.     Menjalin kerjasama antar sekolah RSBI.
2.     Untuk menjalin tali persaudaraan antar sekolah.
3.     Sebagai tolok ukur perkembangan SMP 1Wonosobo.
4.     Mencari kegiatan unggulan SMP lain untuk dikembangkan di SMP 1 Wonosobo
5.     Tukar Budaya.

  ---------

 
 
Hari Pertama
 (Keberangkatan rombongan SMP 1 Wonosobo)
 
Jum’at, 13 April 2012
            Pada pagi hari rombongan SMP 1 Wonosobo berkumpul pada halaman sekolah guna bersiap – siap untuk melaksanakan study tour ke Bali. Rombongan SMP 1 Wonosobo terdiri dari ±200 siswa dan 16 guru pendamping. Rombongan dibagi menjadi 4 bus. Bus parkir di halaman Masjid Jami’ yang tidak jauh dari SMP kami. Pukul 07.30 peserta study tour mendatangi bus untuk memasukkan barang bawaan ke bagasi bus dan bersiap karena bus akan segera berangkat. Perjalanan menuju Bali dimulai sekitar pukul 08.00. Didalam bus kami sangat menikmati perjalanan dengan bernyanyi,bercanda, dll. Setiap bus terdapat dua orang pemandu wisata dari perjalanan. Setelah berada di dalam bus selama kira-kira 5 jam rombongan berhenti di rumah makan Taman Sari, Solo untuk makan dan istirahat, perjalanan terpaksa ditunda karena ada teman kami yang sakit dan harus dibawa ke Rumah Sakit. Kira-kira sekitar pukul 16.00 perjalanan dilanjutkan kembali dan sampai di rumah makan yang ada di daerah Madiun pada pukul 19.30, disana kami beristirahat sekitar± 1 jam. Setelah semua siswa memasukki ke dalam bus, rombongan pun melanjutkan perjalanan tetapi tidak lama kemudian bus terjebak kemacetan  yang diakibatkan truk pertamina terguling.
---------
 

 

 
Hari Kedua
 
Setelah terjebak macet selama 6 jam, rombongan pun tiba di Nganjuk dan berhenti di salah satu masjid di Nganjuk untuk beristirahat dan melaksanakan ibadah sholat subuh bagi yang beragama islam. Perjalanan dilanjutkan menuju rumah makan yang ada di daerah JaTim, setelah makan rombongan pun berangkat lagi melewati jalur Pantura yang berada di kota Banyuwangi. Di jalur Pantura kami melihat pemandangan yang sangat indah. Setelah melewati jalur Pantura, akhirnya kami sampai di Pelabuhan Ketapang. Lamgsung menuju kapal yang telah bersandar di pelabuhan. Disana kami melihat orang – orang yang berenang untuk meminta uang receh pada penumpang yang ada di kapal. Perjalanan dari pelabuhan Ketapang sampai pelabuhan Gilimanuk memakan waktu sekitar 1 jam Rombongan sampai di pelabuhan Gili Manuk pada pukul 19.00 WITA. Perjalanan dari Gili Manuk ke Hotel yang akan ditinggali oleh rombongan memakan waktu cukup lama(sekitar 4 jam) dan menempuh perjalanan malam. Dalam pejalanan menuju hotel kami diberi makanan nasi bungkus untuk makan malam. Setibanya di Hotel Made (nama hotel yang ditinggali peserta study tour) pada jam 23.00 WITA, peserta dibagikan kunci kamar yang ditinggali 4 orang/kamar.
----------
 
Hari Ketiga

Walaupun dalam perjalanan terjebak macet dan rombongan tiba tidak sesuai jadwal yang ditentukan para peserta pun masih tetap semangat melanjutkan study tour ini. Pada Minggu, 15 April 2012 di pagi hari. Rombongan SMP 1 Wonosobo bersiap siap untuk menuju ke objek objek wisata setelah sebelumnya telah sarapan terlebih dahulu di Hotel. Objek pertama yang dikunjungi ialah Jambe Budaya, disana kami melihat tarian khas Bali yaitu Barong dan Keris  selama ± 1 jam. Setelah pertunjukan selesai rombongan bergegas menuju Pantai Sanur dan tiba sekitar pukul 11.30 WITA, dipantai tersebut kami diberi waktu hanya 30 menit saja karena kemaren bus tidak datang sesuai jadwal, disana kami hanya sekadar bermain dengan pasir/hanya foto-foto saja. Setelah dari Sanur rombongan melanjutkan perjalanan ke Museum Bajerasandhi yang terletak di lapangan tempat dimana telah terjadi perang puputan. Museum tersebut berisi diorama perkembangan rakyat Bali sejak ratusan tahun yang lalu dan terdapat keterangan dalam bahasa Bali, Indonesia, dan Inggris. Setelah itu kami menuju Kampung Kuta untuk makan siang dan berbelanja. Sekitar pukul 14.30 WITA, rombongan menuju Pantai Kuta menggunakan shuttle(angkot) adar praktis. Di pantai Bulan Sabit tersebut, kami menyempatkan diri berenang dan berfoto. Setelah puas di Kuta, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Pantai Tanjung Benoa untuk sekadar naik boat dan menikmati angin sore hari dan sebagian peserta ada yang mengunjungi pulau penyu. Untuk sampai di pulau penyu kami harus membayar ongkos perahu sebesar Rp 40.000,- per orang  . perjalanan dilanjutkan ke lokasi garuda wisnu kencana. Malam harinya, rombongan menuju ke kompleks Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK), disana kami menonton tarian kecak. Setelah itu kami mengunjungi patung garuda wisnu kencana dan patung wisnu. Disana sebagian peserta  berdoa di sebelah patung Wisnu. Disebutkan bahwa kelak GWK akan menjadi patung terbesar di Dunia. Sekitar pukul 20.30 WITA rombongan menuju Yamuna untuk makan malam dan membeli oleh-oleh. Pukul 21.15 WITA, kami kembali ke Hotel untuk beristirahat. 

---------
 
 
 
Hari Keempat
 
Senin, 16 April 2012 , rombongan sudah selesai sarapan dan bersiap untuk menuju SMP 1 & 4 Denpasar dimana dari 4 bis dibagi menjadi 2, bis 1 dan 2 di SMP 1 Denpasar sedangkan Bis 3 dan 4 Di SMP 4 Denpasar. Di kedua sekolah rombongan SMP 1 Wonosobo mengikuti upacara penyambutan. Lalu rombongan SMP 1 Wonosobo disambut dengan Tarian Khas, Paduan Suara, Gamelan, dll.. Sementara SMP 1 Wonosobo menyajikan tarian khas Wonosobo yaitu Menak – Menik & Sindung Lengger. Kepala sekolah dari SMP 1 dan 4 Denpasar berpidato, begitu pula sebaliknya, perwakilan dari SMP 1 Wonosobo juga berpidato Pukul 13.00 WITA . Selesainya upacara penyambutan rombongan dari SMP 1 Wonosobo mengamati keadaan di kedua sekolah tersebut. Rombongan berpamitan dan melanjutkan perjalanan menuju rumah makan untuk makan siang. Setelah makan siang, kami bergegas menuju Sangeh tempat persinggahan para monyet. Kami berfoto – foto dengan monyet yang ada disana. Setelah puas berfoto dengan saudara(monyet) hehe, kami melanjutkan perjalan menuju Joger, Luwus, Bali untuk berbelanja disana. Joger merupakan  sebuah toko pakaian dan pernak-pernik yang lucu dan unik. Pukul 16.30 WITA rombongan menuju danau di Bedugul dataran tinggi daerah Bedugul. Kami hanya melihat-lihat dan berfoto sebentar, karena kami hanya diberi waktu 30 menit. Pukul 18.30 WITA rombongan perjalanan ke Gilimanuk untuk menyeberang ke pulau jawa.
 ---------
 
Hari Kelima
 
Akhirnya pada hari kelima ini sampailah kita di kota Mojokerto pada waktu subuh. Pada pagi hari, sang supir memberhentikan bus di sebuah masjid. Setelah itu, kami barsama bersama pak supir melanjutkan perjalanan untuk pulang ke kota tercinta, yaitu Wonosobo. Waktu di Nganjuk, kami bersama rombongan berhenti di rumah makan untuk makan pagi menjelang siang. Selanjutnya kami melanjutkan perjalanan pulang. Saat perjalanan ke empat bus berpencar melewati jalan yang berbeda akan tetapi tetap untuk tujuan yang sama untuk pulang ke kota asal, yaitu Wonosobo. Pada akhirnya sekitar pukul 5 sore kami serombongan telah sampai di kota Wonosobo dan para orang tua sudah menjemput kami  untuk kembali ke rumah masing-masing. 
-----------
Lampiran-Lampiran (Berupa gambar kegiatan dan lokasi wisata. Karena Laporan sudah terlalu panjang, mohon maaf tidak diposting di sini. Admin)
 
Penutup
 

 

 
Kesimpulan dan Saran
A.    Kesimpulan
a.     Karya wisata merupakan salah satu program sekolah.
b.     Kunjungan karya wisata ke Bali dapat dijadikan sebagai media pembelajaran di luar KBM.
c.      Dengan adanya program sister school, sekolah dapat mengukur perkembangan dan kemajuan SMP 1 Wonosobo.
d.     Sister school bertujuan menjalin kerjasama antar sekolah, tukar budaya, mencari kegiatan sekolah lain, dan sebagai tolok ukur dalam perkembangan sekolah.
e.     Karya wisata dan sister school merupakan program yang positif yang harus tetap dilaksanakan.
 
B.     Saran
Program karya wisata dan sister school merupakan program yang positif yang harus tetap dilestarikan, oleh karena itu kami mengharap tahun berikutnya program tersebut dapat terlaksana dengan lebih baik. Dan objek-objek yang di kunjungi juga lebih banyak dan lebih menarik.
Dilihat : 21 User
Komentar : 1 Komentar