Kopi Membuat Tidak Ngantuk, Kenapa? - Resti Nurindah Setyaningrum X IPS 4

Kopi Membuat Tidak Ngantuk, kenapa?

Pernahkah merasakan dampak kopi pada kehidupan anda?. Dampak yang paling mudah terlihat adalah efek yang membuat penikmatnya tahan bergadang. Tahukah mengapa?. Simak uraian berikut.

Mayoritas bahan yang terkandung dalam kopi adalah bahan aktif berupa kafein (C8 H10 O2 N4·H2O) sebutan lainnya adalah guaranin  atau methyltheobromin. Kafein dapat meningkatkan efek simpatis dalam tubuh, hal ini terbukti dengan adanya peningkatan kadar hormon katekolamin dalam darah dan urine dalam sebuah penelitian. Secara umum, efek hormon ini dalam tubuh adalah peningkatan metabolisme tubuh, sehingga dapat meningkatakan BMR (Basal Metabolic Rate). Secara khusus pada organ,

  1. Pada mata hormon ini berefek dilatasi pupil (melebarnya pupil), pupil ini adalah jendela cahaya yang masuk ke mata, sehingga apabila pupil ini melebar, maka cahaya yang masuk ke mata juga semakin meningkat, cahaya ini dapat menstimulasi saraf mata sehingga semakin banyak impuls yang masuk ke otak sehingga loncatan listrik di otak menjadi lebih aktif.
  2. Pada bronkus (saluran nafas), dapat berefek dilatasi yaitu melebarnya saluran nafas, sehingga jalan pertukaran udara semakin lebar, oksigen semakin banyak yang masuk dalam sirkulasi darah ke seluruh tubuh, oksigen yang sampai pada otak akan menjadi suplemen bagi otak yang akan bekerja keras, sehingga otak tidak kekurangan nutrisi. Oksigen yang sampai pada otot, akan mengurangi produksi asam laktat dimana asam laktat ini membuat otot menjadi mudah lelah.
  3. Pada jantung, dapat berefek memperkuat denyut jantung. Sehingga terkadang dapat berdampak efek berdebar-debar seolah-olah seperti setelah melakukan kegiatan keras seperti olah-raga.

Hal tersebut diatas dapat meningkatkan psikomotor, karena baik psikis maupun fisik akan dipicu. Sehingga kopi sangat cocok untuk anda yang ingin bergadang.

Dilihat : 19 User
Komentar : 2 komentar
Tag Teman :